Senin, 12 November 2012
TUGAS KOMPUTER
Virus komputer adalah sebuah istilah untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Berikut ini adalah beberapa macam virus yang dapat menyerang komputer :
1. Worm : Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer ( Harddisk ) menjadi penuh akan worm itu.
2. Trojan : Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat Trojan itu sendiri
3. Backdoor : Virus ini hampir sama dengan Trojan. Namun Backdoor biasanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya pada game. Virus ini menyebabkan kita tidak mengetahui keberadaan virus itu sendiri. sehingga sulit untuk ditelaah lebih jauh.
4. Spyware : layaknya mata-mata, virus ini dapat memantau komputer-komputer yang terinfeksi.
5. Rogue : Merupakan program yang meniru program antivrus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendtangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. selain itu rogue juga dapat membuka celah keamanan. dalam komputer yang berguna untuk mendatangkan virus yang lain.
6. Rootkit : Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
7. Polymorphic Virus : Virus yang gemar berubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
8. Metamorphic Virus : Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit terdeteksi.
9. Virus Ponsel : Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan poulsa pengguna telepon seluler.
10. Leap-A / Oompa- A : Mac yang punya konsep security through obscurity yakin tidak akan terserang virus.karena OS nya sistem tertutup. Tapi tahun 2006, virus Leap-A atau yang biasanya disebut juga dengan Oompa-A muncul dan menyebar melalui ichat pada Mac. setelah Mac terserang, virus itu akan mencari kontak melalui ichat dan mengirim pesan ke tiap-tiap kontak. pesannya itu berisi file corrupt yang berbentuk JPEG.
Sabtu, 06 Oktober 2012
TUGAS KOMPUTER
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.
Ada beberapa komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :
REGISTER
CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu.
RAM
Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.
SISTEM CLOCK
Sistem Clock dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.
BUS
Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer.
CHACE MEMORY
Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).
JENIS KECEPATAN AKSES INTERNET
Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih.
DIAL -- UP
Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.
ADSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.
Ada beberapa komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :
REGISTER
CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu.
RAM
Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.
SISTEM CLOCK
Sistem Clock dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.
BUS
Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer.
CHACE MEMORY
Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).
JENIS KECEPATAN AKSES INTERNET
Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih.
DIAL -- UP
Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.
ADSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Bandwidth maksimum yang didapat apabila kita menggunakan aksese Internet menggunakan ADSL adalah:
- Untuk line rate 384 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 Kbps.
- Untuk line rate 384 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kbps.
- Untuk line rate 512 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
- Untuk line rate 512 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang biasa didapatkan sekitar 52 Kbps.
GPRS
GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet , serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.3G
3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempatHSPA
High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.
Wireless LAN
Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps. Salah satu cara untuk terhubung ke Internet adalah dengan mengubungkan komputer ke jaringan komputer yang terhubung ke Internet. LAN mempunyai kecepatan transfer data 10,100 atau 1000 Mbps.Broadband
Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri
Dalam pemakaiannya, Internet memiliki kecepatan akses yang
berbeda-beda,bergantung kepada provider atau saluran yang digunakan.
Kecepatan akses Internet dapat diukur dari lebar pita (bandwidth) yang merupakan ukuran dari besarnya kapasitas untuk pemindahan atau transfer data. Semakin besarbandwidth yang dimiliki, maka kecepatan aksesnya semakin besar.
Satuan kecepatan akses Internet adalah Kbps (kilobits per second) atau Mbps (megabits per second ). 1 kilobits sama dengan 1.000 bits dan 1 megabits sama dengan 1.000.000 bits. Misalnya,
kecepatan akses Internet suatu komputer adalah 56 Kbps. Artinya,
komputer tersebut dapat mendownload data sebesar 56 Kb dalam waktu 1 detik.
Pada kenyataannya, kecepatan akses Internet dipengaruhi oleh
faktor-faktor lain. Faktor yang mempengaruhikecepatan akses Internet
diantaranya adalah:
- Kecepatan komputer pelanggan.
- Kepadatan lalu lintas Internet sepanjang rute yang dilalui.
- Besar bandwidth yang disewa ISP ke Backbone Internet.
- Jumlah yang mengakses server secara bersamaan.
- Kemampuan dan kecepatan server dimana pelanggan menakses.
Berikut ini adalah kecepatan akses Internet selain yang diatas berdasarkan saluran yang digunakannya.
1. Kecepatan Akses Internet dengan Dial Up melalui Jalur PSTN
Cara menghubungkan komputer ke Internet menggunakan kabel telepon biasa atau lebih sering disebut dial up. Dial up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) melalui jaringan telepon reguler (PSTN), contohnya adalah “Telkomnet Instan” dari ISP Telkom.
Dial up merupakan cara mengakses Internet dengan
menghubungkan komputer ke Internet melalui saluran telepon rumah. Untuk
melakukan sambungan dial upmembutuhkan alat bantu yang disebut modem. Pada umumnya, komputer yang digunakan untuk dial up merupakan komputer tunggal. Kecepatan akses Internet menggunakan dial up mencapai
56 kbps. Tetapi, jika akses dilakukan pada siang hari, kecepatannya
akan berkurang karena saluran telepon sangat sibuk.
2. Kecepatan Akses Internet dengan WiFi
Teknologi jaringan tanpa kabel yang dikenal dengan Wirelless Fidelity (WiFi) menggunakan frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. WiFi (Wirelless Fidelity)
adlah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan
teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat
dan aman.
3. Kecepatan Akses Internet dengan Wireless Broadband
Wireless Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat, termasuk handphone, komputer, notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, wireless broadband juga
dinilai lebih efisien daripada WiFi yang sekarang menjadi standar
Internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100
meter, sementara wireless broadband diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
.
4. Kecpatan Akses Internet dengan TV Kabel
Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke Internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).
Selasa, 02 Oktober 2012
TUGAS KOMPUTER
Bandwidth / Lebar pita (bahasa inggirs: bandwidth)
dalam teknologi komunikasi adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi dalam rentang tertentu. Sebagai contoh, line
telepon
memiliki bandwidth 3000Hz (Hertz), yang merupakan rentang antara frekuensi tertinggi (3300Hz)
dan frekuensi terendah (300Hz) yang dapat dilewati oleh line telepon
ini.
Pengertian
Bandwidth
Bandwidth adalah luas atau lebar cakupan frekuensi
yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi.
Dalam kerangka ini, Bandwidth dapat diartikan sebagai perbedaan antara komponen sinyal frekuensi
tinggi dan sinyal
frekuensi
rendah. frekuensi sinyal diukur dalam satuan Hertz. Sinyal suara tipikal mempunyai Bandwidth
sekitar 3 kHz, analog TV broadcast (TV) mempunyai Bandwidth
sekitar 6 MHz.
Bandwidth (lebarpita) dalam ilmu
computer adalah suatu penghitungan konsumsi data yang tersedia pada suatu
telekomunikasi. Dihitung dalam satuan bits per seconds (bit per detik).
Perhatikan bahwa bandwidth yang tertera komunikasi nirkabel, modem transmisi
data, komunikasi digital, elektronik, dll, adalah bandwidth yang mengacu pada
sinyal analog yang diukur dalam satuan hertz (makna asli dari istilah tersebut)
yang lebih tepat ditulis bitrate daripada bits per second.
Dalam dunia web hosting, bandwidth
capacity (kapasitas lebarpita) diartikan sebagai nilai maksimum besaran
transfer data (tulisan, gambar, video, suara, dan lainnya) yang terjadi antara
server hosting dengan komputer klien dalam suatu periode tertentu. Contohnya 5
GB per bulan, yang artinya besaran maksimal transfer data yang bisa dilakukan
oleh seluruh klien adalah 5 GB, jika bandwidth habis maka website tidak dapat
dibuka sampai dengan bulan baru. Semakin banyak fitur di dalam website seperti
gambar, video, suara, dan lainnya, maka semakin banyak bandwidth yang akan
terpakai.
Digital
Bandwidth
Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan
melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi.
Analog Bandwith
Analog
Bandwidth
Sedangkan analog Bandwidth
adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi
tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi
yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak
informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.
Bandwidth
Komputer
Bandwidth Komputer Di dalam jaringan Komputer,
Bandwidth
sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah
data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu
tertentu (pada umumnya dalam detik). Jenis Bandwidth
ini biasanya diukur dalam bps (bits per second). Adakalanya juga dinyatakan
dalam Bps (bytes per second). Suatu modem yang bekerja pada 57,600 bps
mempunyai Bandwidth dua kali lebih besar dari modem yang bekerja pada 28,800
bps. Secara umum, koneksi dengan Bandwidth
yang besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti
pengiriman gambar/images dalam video presentation.
Alokasi
Bandwidth
Alokasi atau reservasi Bandwidth
adalah sebuah proses menentukan jatah Bandwidth
kepada pemakai dan aplikasi dalam sebuah jaringan. Termasuk didalamnya
menentukan prioritas terhadap berbagai jenis aliran data berdasarkan seberapa
penting atau krusial dan delay-sensitive aliran data tersebut. Hal ini
memungkinkan penggunaan Bandwidth yang tersedia secara efisien, dan apabila sewaktu-waktu
jaringan menjadi lambat, aliran data yang memiliki prioritas yang lebih rendah
dapat dihentikan, sehingga aplikasi yang penting dapat tetap berjalan dengan
lancar. Besarnya saluran atau Bandwidth
akan berdampak pada kecepatan transmisi.
Data dalam jumlah besar akan menempuh saluran yang memiliki Bandwidth
kecil lebih lama dibandingkan melewati saluran yang memiliki Bandwidth
yang besar. Kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi Komputer
yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time, seperti
videoconferencing. Penggunaan Bandwidth
untuk LAN
bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan, umumnya semakin tinggi Bandwidth
yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium, semakin tinggi pula nilai
jualnya. Sedangkan penggunaan Bandwidth
untuk WAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan dari pihak ISP, perusahaan
harus membeli Bandwidth dari ISP, dan semakin tinggi Bandwidth
yang diinginkan, semakin tinggi pula harganya. sebuah teknologi jaringan baru
dikembangkan dan infrastruktur jaringan yang ada diperbaharui, aplikasi yang
akan digunakan umumnya juga akan mengalami peningkatan dalam hal konsumsi Bandwidth.
Video streaming dan Voice over IP ([[VoIP]]) adalah beberapa contoh
penggunaan teknologi baru yang turut mengonsumsi Bandwidth
dalam jumlah besar.
Langganan:
Postingan (Atom)